Sejarah KPRI SIMPAKO
JEPARA – Besar dari kebersamaan, kuat karena kepercayaan. Itulah gambaran tepat untuk mengiringi perjalanan panjang Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) SIMPAKO RSUD RA Kartini Kabupaten Jepara. Dimulai dari kesederhanaan, kini SIMPAKO telah bertransformasi menjadi lembaga keuangan mandiri yang modern dan adaptif terhadap teknologi.
Awal Pendirian & Masa Sulit (1993 – 2000-an)
Kisah SIMPAKO dimulai pada tahun 1993 di sebuah sudut kecil ruang kantor Rekam Medis RSUD RA Kartini Jepara. Dipimpin oleh Ketua pertama, Bpk. Nurrohman, wadah ini awalnya bernama Dana Simpanan Pegawai KORPRI (SIMPAKO). Di awal berdirinya, koperasi ini hanya didukung oleh 6 pengurus, 1 karyawan, dan 183 anggota perdana.
Sempat mengalami kendala operasional yang berat di masa-masa awal, titik balik kebangkitan SIMPAKO terjadi pada awal tahun 2000-an. Lewat inisiatif visioner drg. Herry Purwanto yang rela menyuntikkan dana pribadi, roda organisasi SIMPAKO kembali berputar dan bangkit menjadi lebih solid.
Penguatan Badan Hukum & Kemandirian Fisik (2010 – 2018)
Tahun 2010 menandai legalitas resmi koperasi dengan terdaftarnya nama KPRI SIMPAKO sebagai badan hukum. Kepercayaan anggota pun melonjak tajam.
Meski sempat mengalami tantangan logistik dengan 4 kali perpindahan lokasi kantor karena keterbatasan lahan pemerintah, SIMPAKO membuktikan tata kelola keuangannya yang sehat. Pada tahun 2018, koperasi sukses mendirikan dan memiliki gedung kantor sendiri yang berdiri megah di sebelah RSUD RA Kartini Jepara.
Era Transformasi Digital (2020 – 2026)
Menjawab tantangan zaman, KPRI SIMPAKO melakukan revolusi pelayanan melalui digitalisasi yang berkelanjutan demi kemudahan dan transparansi bagi anggota:
• Juni 2020: Implementasi sistem administrasi modern terintegrasi dari Software Simko.
• Tahun 2022: Peluncuran fitur notifikasi transaksi real-time via SMS Gateway.
• Tahun 2023: Migrasi sistem jaringan informasi transaksi resmi beralih ke WhatsApp.
• April 2025: Momen besar peluncuran SimpakoApp, aplikasi mobile resmi untuk mengecek saldo dan simpanan anggota, yang diresmikan bersamaan dengan acara Halal Bihalal.
• Tahun 2026: Optimalisasi infrastruktur digital dengan mengalihkan sistem notifikasi resmi ke platform Telegram demi keandalan pengiriman pesan.
SIMPAKO Hari Ini
Kini, KPRI SIMPAKO tumbuh menjadi koperasi multi-usaha yang mengelola unit Simpan Pinjam, bisnis kos-kosan, hingga area parkir di lingkungan RS Graha Husada Jepara. Didukung oleh lebih dari 1.100 anggota aktif, SIMPAKO dikelola secara profesional oleh 5 pengurus, 4 karyawan, dan diawasi oleh 3 pengawas sesuai standar SOP yang akuntabel.
Dari ruang rekam medis yang sempit menuju genggaman aplikasi mobile, KPRI SIMPAKO terus berkomitmen: Sejahtera Bersama, Maju Bersama.
Awal Pendirian & Masa Sulit (1993 – 2000-an)
Kisah SIMPAKO dimulai pada tahun 1993 di sebuah sudut kecil ruang kantor Rekam Medis RSUD RA Kartini Jepara. Dipimpin oleh Ketua pertama, Bpk. Nurrohman, wadah ini awalnya bernama Dana Simpanan Pegawai KORPRI (SIMPAKO). Di awal berdirinya, koperasi ini hanya didukung oleh 6 pengurus, 1 karyawan, dan 183 anggota perdana.
Sempat mengalami kendala operasional yang berat di masa-masa awal, titik balik kebangkitan SIMPAKO terjadi pada awal tahun 2000-an. Lewat inisiatif visioner drg. Herry Purwanto yang rela menyuntikkan dana pribadi, roda organisasi SIMPAKO kembali berputar dan bangkit menjadi lebih solid.
Penguatan Badan Hukum & Kemandirian Fisik (2010 – 2018)
Tahun 2010 menandai legalitas resmi koperasi dengan terdaftarnya nama KPRI SIMPAKO sebagai badan hukum. Kepercayaan anggota pun melonjak tajam.
Meski sempat mengalami tantangan logistik dengan 4 kali perpindahan lokasi kantor karena keterbatasan lahan pemerintah, SIMPAKO membuktikan tata kelola keuangannya yang sehat. Pada tahun 2018, koperasi sukses mendirikan dan memiliki gedung kantor sendiri yang berdiri megah di sebelah RSUD RA Kartini Jepara.
Era Transformasi Digital (2020 – 2026)
Menjawab tantangan zaman, KPRI SIMPAKO melakukan revolusi pelayanan melalui digitalisasi yang berkelanjutan demi kemudahan dan transparansi bagi anggota:
• Juni 2020: Implementasi sistem administrasi modern terintegrasi dari Software Simko.
• Tahun 2022: Peluncuran fitur notifikasi transaksi real-time via SMS Gateway.
• Tahun 2023: Migrasi sistem jaringan informasi transaksi resmi beralih ke WhatsApp.
• April 2025: Momen besar peluncuran SimpakoApp, aplikasi mobile resmi untuk mengecek saldo dan simpanan anggota, yang diresmikan bersamaan dengan acara Halal Bihalal.
• Tahun 2026: Optimalisasi infrastruktur digital dengan mengalihkan sistem notifikasi resmi ke platform Telegram demi keandalan pengiriman pesan.
SIMPAKO Hari Ini
Kini, KPRI SIMPAKO tumbuh menjadi koperasi multi-usaha yang mengelola unit Simpan Pinjam, bisnis kos-kosan, hingga area parkir di lingkungan RS Graha Husada Jepara. Didukung oleh lebih dari 1.100 anggota aktif, SIMPAKO dikelola secara profesional oleh 5 pengurus, 4 karyawan, dan diawasi oleh 3 pengawas sesuai standar SOP yang akuntabel.
Dari ruang rekam medis yang sempit menuju genggaman aplikasi mobile, KPRI SIMPAKO terus berkomitmen: Sejahtera Bersama, Maju Bersama.